Langkah-langkah perawatan luka diabetes menggunakan teknik autolisis dengan Tribee Salf dan kasa dilakukan sebagai berikut:
Langkah Perawatan Luka
- Persiapan dan Pembersihan Luka .Luka dipastikan dalam keadaan sudah dibersihkan terlebih dahulu sebelum diberikan tindakan atau salf.
- Pengolesan Salf di Sekitar Luka: Oleskan Tribee Salf pada area sekitar kulit luka. Tujuannya adalah untuk membantu mengangkat jaringan kulit yang mati serta melembapkan area kulit di sekelilingnya.
- Pengolesan Salf pada Area Luka: Pada kasus luka yang memiliki banyak jaringan mati atau nekrosis, oleskan Tribee Salf secara merata langsung di atas permukaan luka untuk merangsang dan mempercepat proses Autolysis Debridemag (pelunakan jaringan mati secara alami oleh tubuh).
- Proses Impregnasi Kasa: Siapkan kasa steril, lalu lumuri atau lapisi seluruh permukaan kasa tersebut dengan Tribee Salf hingga merata (impregnated gauze).
- Penutupan Luka dengan Kasa Impregnasi: Lapisi dan tutup bagian dalam luka menggunakan kasa yang sudah dilapisi Tribee Salf tadi secara merata.
- Penutupan dengan Kasa Steril Kering: Tutup kembali lapisan atas luka menggunakan beberapa lembar kasa steril kering untuk melindungi luka dan menjaga kelembapan di dalamnya.
- Pembalutan Utama (Fiksasi): Balut luka menggunakan perban atau pembalut luka yang elastis. Pastikan balutan nyaman digunakan oleh pasien untuk beraktivitas.
- Pemberian Lapisan Underpad: Sebagai perlindungan tambahan di bagian luar dari rembesan cairan luka, lapisi bagian luar balutan dengan potongan underpad yang disesuaikan dengan ukuran lokasi luka, lalu rekatkan kembali dengan rapi menggunakan perban gulung.
- Manajemen Penggantian Balutan: Ganti balutan 2-3 hari sekali
Catatan Penting: Teknik autolysis debridement memanfaatkan kelembapan alami tubuh yang dibantu oleh salf khusus untuk melunakkan jaringan mati secara mandiri tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.
Download Poster : 01 Teknik Autolytic Debridement dengan Tribee Salf & Kasa
Video : Video Youtube